Dele Alli didakwa FA terkait unggahan lelucon soal virus corona di media sosial. (Foto: Reuters / Andrew Couldridge Livepic)

LondonDele Alli didakwa FA dan terancam hukuman larangan beradu tanding. Penyebabnya, pemain Tottenham Hotspur itu membuat video lelucon soal virus corona.

Virus corona sedang mewabah hampir di seluruh dunia. Tetapi, Alli, melewati media sosialnya, sempat menjadikannya gurauan.

Dikala hendak berlibur ke Dubai beberapa waktu lalu, Alli membikin video di bandara. Isinya menonjolkan dia sedang mengenakan masker dan topi beani, dan merekam seorang pria Asia sedang memainkan handphone.

Video itu kemudian dikasih caption, “Corona apanya, tolong dengarkan video ini dengan bunyi,” tulis Alli.

Banyak yang meyakini Alli sedang menyoroti pria hal yang demikian sebab berasal dari Asia, yang mana wabah corona berasal. Tidak hanya itu, Alli kemudian menggeser kameranya ke arah pembersih tangan dengan caption. “Virus ini semestinya lebih cepat agar dapat mengenai saya,” tulisnya.

Imbas video itu, Alli dikecam sebab mewujudkan virus corona, yang hingga kini sudah menelan korban jiwa sebanyak 2.700 lebih. Pemain Inggris itu sendiri sudah menyampaikan permintaan maafnya.

Baca juga: Bayern Kehilangan Lewandowski Empat Pekan

Tetapi, seperti dikabarkan Guardian, Alli terancam hukuman dari FA dampak ulahnya. Andalan The Lilywhites itu didakwa FA berhubungan lelucon virus corona yang ia upload di media sosialnya.

“Dele Alli telah didakwa melakukan pelanggaran sebab melanggar Tertib FA E3 sehubungan dengan postingan media sosial. Diduga, postingan gelandang Tottenham Hotspur ini melanggar Hukum FA E3 (1) sebab dianggap menghina dan/atau tidak wajib dan/atau membikin pertandingan menjadi jelek,” tulis pernyataan FA.

“Lebih lanjut, diduga bahwa unggahan tersebut yaitu “Pelanggaran yang Diperburuk”, yang didefinisikan dalam Aturan FA E3 (2), sebab termasuk mengacu, baik tersurat maupun tersirat, pada ras dan/atau kulit warna dan/atau warna dan/atau asal etnis dan/atau kebangsaan. Dia memiliki waktu sampai Kamis 5 Maret 2020 untuk memberikan reaksi,” tutup pernyataan FA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here